Morowali – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah melalui Bagian Tata Usaha dan Umum melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 07 s.d. 09 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi, khususnya pada aspek pengadaan barang/jasa, kehumasan, serta perencanaan dan keuangan di satuan kerja yang baru beroperasi tersebut.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Andi Zulpikar Rasdin, bersama tim dari Kantor Wilayah. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan koordinasi dan pendampingan teknis kepada jajaran Kanim Morowali yang dihadiri oleh para pejabat struktural dan pegawai. Monev ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, ditemukan beberapa hal yang menjadi perhatian, di antaranya pada aspek perencanaan yang masih memerlukan penguatan, seperti penetapan penanggung jawab LKJIP, optimalisasi monitoring SPIP dan manajemen risiko, serta peningkatan pemenuhan data dukung Reformasi Birokrasi. Pada bidang pengadaan barang/jasa, dilakukan pendampingan penyusunan dan penyesuaian Rencana Umum Pengadaan (RUP), serta penguatan keterkaitan antara perencanaan dan realisasi anggaran.
Sementara itu, pada aspek kehumasan, Kanim Morowali masih memerlukan penguatan dalam pengelolaan media komunikasi publik, termasuk kebutuhan akses pada aplikasi STAR PROAKSI, pembaruan website, serta konsistensi publikasi yang mencantumkan dukungan pimpinan. Di bidang keuangan, tim juga memberikan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan Semester I Tahun 2026 serta memastikan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, terdapat beberapa atensi khusus yang menjadi perhatian, seperti kebutuhan dukungan sarana prasarana, termasuk fasilitas pendukung kendaraan listrik, serta persiapan menghadapi kunjungan Komisi XIII. Kebutuhan penguatan anggaran bagi Kanim Morowali juga menjadi salah satu poin penting dalam mendukung operasional ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kantor Wilayah dan Kanim Morowali dalam meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga solutif guna mendorong peningkatan kinerja dan tata kelola yang lebih baik.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran untuk terus berbenah dan berkontribusi aktif dalam mendukung citra positif instansi, termasuk melalui optimalisasi peran kehumasan dan pemanfaatan media sosial. Dengan langkah tersebut, diharapkan Kanim Morowali dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
